Translate

Thursday, September 11, 2014

UANG DARI MENANAM JAHE MERAH

Jahe Merah merupakan tanaman yang dikategorikan mudah ditanam didaerah iklim tropis seperti diIndonesia ini.Pada pembahasan sebelumnya sudah saya coba bahas tentang tanaman ini. Seperti yang kita ketahui bersama sebenarnya orang indonesia itu seharusnya jadi orang kaya semua karena kita hidup dinegara Kaya akan segala macam hasil bumi yang berlimpah tinggal kita MAU atau TIDAK MAU mengolahnya jadi kekayaan.
Kita bebicara skala kecil dahulu, ketika kita bingung dengan susah dan terbatasnya lapangan kerja seharusnya kita jeli dengan sumber daya alam kita yang berlimpah ruah, disa'at itulah kita mengatasinya dengan menciptakan lapangan kerja sendiri diantaranya kita manfa'atkan tanah air kita yang subur makmur gemah ripah loh jinawi......katanya. Coba kita pelajari barang apa yang sekarang tidak laku kita jual...???
Baik dengan pemahaman kecil tersebut kita coba kali ini berhitung untuk menanam Jahe Merah. 
Analisa ini saya lakukan secara praktis berdasarkan rencana penanaman pada 100 karung media tanam.  Yang diperhitungkan adalah total biaya yang dikeluarkan meliputi modal awal dan biaya pemeliharaan dibandingkan dengan target pemasukan uang berdasarkan hasil penjualan tanaman jahe.
1. Biaya yang saya keluarkan meliputi :
  • Karung                  : 100 karung x Rp. 600,-     = Rp. 60.000,-
  • Pupuk Bokashi    :                                             = Rp. 50.000,-Karena saya belum mempunyai limbah ternak sendiri, jadi terpaksa saya beli dulu kotoran ternak.
  • Bibit Jahe              :  100 karung x Rp. 1.000   Rp.100.000,-
  • Pupuk SOT dan PHEFOC                                  = Rp.250.000,-
  • Ongkos kerja : Gratis, kerjain aja dulu sendiri.  Kalaupun minta bantuan, mungkin cukup keluar uang Rp.100.000 untuk pengerjaan membuat campuran tanah dan memasukkan ke dalam karung
  • Lain-lain atau tidak terduga                         = Rp.500.000,-                                                 TOTAL Biaya yang sudah dan akan saya keluarkan  =  Rp. 960.000,-
2.  Hasil Penjualan Jahe Merah
  • Hasil penjualan : 500 kg x Rp. 6.000  =  Rp. 3.000.000,-
Keuntungan atau laba : Rp. 3.000.000,- – Rp. 960.000,- = Rp. 2.040.000,-
Berdasarkan pengalaman di tempat lain dan informasi dari petani jahe merah yang sudah berjalan. Rata-rata hasil panen jahe merah per karung atau polybag dengan cara di atas dapat mencapai 10-15 kg/karung.  Bahkan ada diantara salah seorang mitra HCS dapat mencapai produksi 20 kg/karung. Di sini, saya berandai-andai panen per karung anggap saja hanya mencapai 5 kg/karung.  Jadi perkiraan total hasil panen 100 karung x 5 kg = 500 kg
Harga per kg Jahe Merah memang fluktuatif dikisaran Rp.10.000 – Rp.15.000,- tergantung pembeli dan kualitas tentunya.  Saya berandai lagi di sini, harga jual yang akan saya perolehanggap saja rendah yaitu Rp. 6.000,-/kg (berdasar informasi pengepul minimal Rp.8.000,-/kg).
deretan karung-jahe
Parameter kelayakan usaha : B/C rasio  :  3.125, atau anggap saja jelek-jeleknya di 2.0
B/C ratio menunjukkan angka di atas 1, ini menandakan usaha budidaya jahe merah masih termasuk layak.
Demikian semoga bermanfa'at.

No comments: