Translate

Friday, November 29, 2013

BUAH NAGA


Manfa'at Buah Naga

Buah naga merupakan buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Kebanyakan orang mengira buah yang dianggap membawa berkah ini berasal dari Cina. Mungkin karena buah naga hampir selalu hadir dalam setiap ritual atau upacara adat di Cina. Padahal, buah ini aslinya berasal dari Amerika Latin yang kemudian menyebar ke Israel, Australia, Cina, dan negara Asia Timur lainnya, Srilanka, dan akhirnya Asia Tenggara.

Beberapa jenis kaktus yang menghasilkan buah naga antara lain:

  • Hylocereus undatus, yang buahnya berwarna merah dengan daging buah putih.
  • Hylocereus polyrhizus, yang buahnya berwarna merah muda dengan daging buah merah.
  • Selenicereus megalanthus, dengan kulit buah kuning dan daging buah putih.
  • Hylocereus costaricensis, buah naga dengan warna buah yang sangat merah.

Kandungan dan Manfaat Buah Naga


Dalam 100 g buah naga, mengandung kalori 60 kkal, protein 0, 53 g, karbohidrat 11, 5 g, serat 0,71 g, kalsium 134,5 mg, fosfor 87 mg, zat besi 0,65 mg, vitamin C 9,4 mg, serta kandungan airnya sebanyak 90%.

Sumber Vitamin C

Buah naga kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah naga yang dikeringkan terbukti mengandung 10 kali lebih banyak vitamin C yang dibutuhkan tubuh.

Sumber Vitamin B1 (tiamin)

Vitamin lain dalam buah naga adalah Vitamin B1 atau tiamin. Fungsinya untuk memproses karbohidrat degnan cepat dan menghasilkan energi bagi tubuh.

Sumber Vitamin B3 (niacin)

Buah naga ampuh menurunkan kolesterol karena kandungan vitamin B3 atau niasin di dalamnya. Vitamin ini juga mampu membuat kulit terlihat halus dan bercahaya secara alami dari dalam.

Sumber Vitamin B12

Kandungan vitamin B12 membuat buah ini menjadi perangsang nafsu makan yang baik. Terutama bagi orang-orang yang sedang dalam masa penyembuhan, buah naga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi.

Kaya Serat

Buah naga mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga berkhasiat untuk mengatasi beberapa masalah pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar.

Kaya Mineral

Mineral yang terkandung dalam buah naga adalah fosfor dan kalsium. Keduanya memiliki peran dalam pembentukan tulang, gigi, dan perkembangan sel.

Kandungan Antioksidan

Buah naga merupakan sumber antioksidan yang baik untuk mencegah dari serangan radikal bebas yang menyebabkan kanker dan masalah kesehatan lainnya.

Kandungan Protein

Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk hormon, enzim, dan senyawa lain. Jagalah kadar protein dalam tubuh dengan mengonsumsi secara teratur buah ini.

Rendah lemak

Terdapat banyak biji-biji kecil dalam buah naga. Rupanya, biji ini merupakan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan karena menurunkan kolesterol baik dan menghilangkan kolesterol jahat.

Mengontrol gula darah

Bagi penderita diabetes tipe 2, buah ini paling baik dikonsumsi untuk mengontrol gula darah agar tetap seimbang.

Menurunkan tekanan darah

Konsumsi buah naga mampu mengembalikan tingkat hipertensi seseorang menjadi normal. Berita bagus nih untuk mereka yang berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Menetralkan racun

Racun dalam tubuh seperti merkuri, arsen, dan lain-lain, membahayakan kesehatan. Namun, semua racun dalam tersebut dapat dinetralkan dengan rajin mengonsumsi buah naga.

Kesehatan mata

Buah naga mengandung karoten yang membantu menjaga dan memperbaiki penglihatan. Inilah kabar baik buat mereka yang tidak menyukai makan wortel.

Menurunkan berat badan

Sedang diet? Coba masukkan buah naga sebagai camilan sehari-hari. Selama beberapa bulan berikutnya, Anda akan melihat badan Anda terlihat ramping dan idel.

Mengobati asma

Batuk dan asma, beberapa gangguan pernapasan yang sering menyerang anak-anak dan orang dewasa. Ringankan gejalanya dengan rajin mengonsumsi buah naga.

Nah, itulah kandungan nutrisi pada buah naga serta beberapa manfaatnya bagi kesehatan. Sedikit tips bagi anda yang ingin membeli buah naga untuk dikonsumsi, pilihlah buah naga yang sudah benar-benar matang. Cirinya bila ditekan terasa empuk dan warna pinknya bagus serta kulit buahnya mulus.




BUDIDAYA BUAH NAGA


Sumber Photo : Kebun Buah Naga di Jogja
Sebagian kalangan menyebutnya buah ini dengan nama Buah Dewa. Hingga saat ini di butuhkan akan buah Naga Indonesia cukup besar dan bukan hanya pasar lokal saja yang ingin mencicipi kedahsyatan buah yang stu ini. Peluang Ekspor juga tidak kalah besarnya, Namun kebutuhan yang besar tersebut belum mampu di penuhi oleh produksi dalam negri asalny (Taiwan) Apalagi kondisi dalam negri Indonesia cukup sulit memenuhi peluang Pasar ini, Karena hal-hal yang berhubungan dengan iklim investasi yang cenderung lesu. Tetapi melihat segi potensi Wialyah lahan pertanian yang luas dan subur,Sangat besar kemungkinannya untuk mengembangkan tanaman jenis ini.
Buah Naga telah lama dikenal oleh rakyat Tionghoa kuno sebagai buah yang membawa berkah. karena biasanya buah naga diletakkan diantara patung naga di altar.
Oleh karena itu orang Vietnam menyebut buah naga atau dalam bahasa Vietnam disebut dengan nama Thang Loy di Thailand diberi nama Keaw Mang Kheon, dalam istiiah Inggris diberi nama DRAGON FRUIT clan di Indonesia dikenal dengan nama BUM NAGA Sebenarnya tanaman ini bukan tanaman asil daratan Asia, tetapi merupakan tanaman ask Meksiko clan Amerika Selatan bagian utara ( Colombia ). Pada awainya buah naga ini dibawa kekawasan Indocina ( Vietnam ) oleh seorang Perancis sekitar tahun 1870. dari Guyama Amerika Selatan sebagai hiasan sebab sosoknya yang unik dan bunganya yang cantik dan berwarna putih. Baru sekitar tahun 1980 setelah dibawa ke Okinawa Jepang tanaman ini mendunia karena sangat menguntungkan. Pada tahun 1977 buah ini dibawa ke Indonesia clan berhasil disemaikan kemudian dibudidayakan. Buah naga kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet.
Tingginya permintaan buah naga ini di sebabkan oleh promosi yang menyebutnya sebagai buah meja (Sangat Menarik dan Menggiurkan bila di sajikan di meja makan) Berkhasiat mujarab untuk berbagai penyakit dan bermanfaat sebagai bahan baku di bidang industri pengolahan Makanan, Minuman, Kosmetik serta produk kesehatan. Berpedoman kepada kondisi petani yang sebagian besar kurang mampu berinvestasi di bidang ini (Mahalnya bibit dan perlengkapan yang harus di sediakan). Merupakan salah satu motivasi bagi pemilik modal untuk bekerja sama dengan kelompok Tani dalam pembudidayaan Komoditas ini. Keadan lain yang mendukung adalh tersedianya lahan yang potensial dan tenaga ahli dalam pembudidayaan jenis Tanaman ini.
CIRI BUAH NAGA
Buah naga (Dragon Fruit atau Hylocereus Undatus) masih termasuk komoditi langka di indonesia. Buah yang beasal dari Taiwan ini memiliki bentuk yang sangat unik dan cukup memikat untuk di lihat. Bentuk fisiknya mirip dengan buah nanas hanya saja buah ini memiliki sulur /jumbai di sekujur kulitnya dan buah ini berwarna merah jambu (Pink) dengan daging buah berbagai jenis antara lain berwarna Putih, Kuning dan Merah dengan biji kecil berwarna hitam yang sangat lembut dan lunak. Rasa buah tergantung jenis warna daging buah itu, Bila warna merah cenderung manis dan legit dengan perpaduan rasa yang sangat khas.
Warna putih rasanya manisdan segar sedangkan kuning perpaduan antara ke dua warna di atas. Bentuk tanaman hampir mirip dengan pohon kaktus berupa sulur-sulur yang memanjang seperti lidah naga yang menjulur. Berat rata-rata + 600 s.d 800 Gram.



ANALISA USAHA BISNIS BUDIDAYA BUAH NAGA

Analisa Usaha Bisnis Budidaya Buah Naga – Buah naga merupakan salah satu komoditas yang dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi. Popularitas tanaman yang awalnya dibudidayakan sebagai tanaman hias ini mulai melambung saat diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat dan manfaat yang luar biasa besar bagi kesehatan manusia. Bahkan buah naga cukup dikenal memiliki khasiat yang sangat ampuh sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Popularitas buah naga tersebut tentu saja berimbas pada meningkatnya permintaan konsumen terhadap buah naga. Permintaan yang besar tersebut belum sepenuhnya terpenuhi oleh produksi buah naga. Sehingga tidak mengherankan jika buah berkulit seperti sisik naga tersebut dijual di pasaran dengan harga yang relatif mahal. Fenomena tersebut tentu sangat menarik minat para petani untuk mencoba membidik peluang usaha bisnis budidaya buah naga. Disamping harganya yang relatif tinggi, produktivitas tanaman buah naga juga tergolong sangat tinggi sebagai komoditas pertanian. Oleh karena itu, banyak elemen masyarakat yang berbondong-bodong membudidayakan buah naga, baik di pekarangan rumah maupun dalam skala yang lebih luas.

Di bawah ini akan kami uraikan Analisa Usaha Bisnis Budidaya Buah Naga, yang kami harapkan mampu memberikan kontribusi bagi pembaca sekalian dalam mempertimbangkan untuk memilih peluang usaha bisnis buah naga yang memiliki potensi sangat besar.

Analisa Usaha Bisnis Budidaya Buah Naga

Analisa usaha budidaya buah naga yang kami sajikan di bawah ini bertujuan untuk melengkapi informasi bagi pembaca yang berniat untuk mengawali usaha bisnis budidaya buah naga. Sebagai pelengkap informasi, tentu saja masih banyak kekurangan-kekurangan yang belum kami sebutkan, karena keterbatasan data yang kami miliki terutama berkaitan dengan variable produksi dan harga atau biaya yang harus dikeluarkan untuk masing-masing variable. Luas areal budidaya diasumsikan 1.600 m² dengan populasi sekitar 1.000 tanaman. Penanaman menggunakan sistem tiang panjatan tunggal, sehingga jika satu tiang panjatan digunakan untuk menopang empat tanaman buah naga, maka dibutuhkan sebanyak 250 batang tiang panjatan. Seluruh estimasi dibuat dengan perkiraan harga pada tahun 2012.

Biaya Produksi Tahun Pertama
Sewa Lahan 1.600 m² = Rp 1.600.000/tahun
Bibit tanaman 1.000 batang x Rp 10.000 Rp 10.000.000
Kapur Pertanian 200 kg x Rp 300 = Rp 60.000
Pupuk Organik 5.000 kg x Rp 1.000 = Rp 5.000.000
Pupuk NPK 3 sak x Rp 118.000 = Rp 354.000
Pestisida = Rp 300.000
Tenaga Kerja = Rp 6.000.000
Tiang Panjatan Tunggal 250 x Rp 8.000 = Rp 2.000.000
Jumlah = Rp 25.314.000

Biaya Produksi Tahun Kedua
Sewa Lahan 1.600 m² = Rp 1.600.000/tahun
Pupuk Organik 5.000 kg x Rp 1.000 = Rp 5.000.000
Pupuk NPK 3 sak x Rp 118.000 = Rp 354.000
Pestisida = Rp 300.000
Tenaga Kerja = Rp 4.000.000
Jumlah = Rp 11.254.000

Biaya Produksi Tahun Ketiga
Biaya produksi tahun ketiga diperkirakan sama dengan biaya produksi tahun kedua, yaitu Rp 11.254.000.

Total Biaya Produksi Selama Tiga Tahun
Rp 25.314.000 + Rp 11.254.000 + Rp 11.254.000 = Rp 47.822.000

Pendapatan Selama Tiga Tahun
Estimasi Produksi Tahun Pertama = 1.800 kg x Rp 14.000 = Rp 25.200.000
Estimasi Produksi Tahun Kedua = 2.500 kg x Rp 14.000 = Rp 35.000.000
Estimasi Produksi Tahun Ketiga = 3.700 kg x Rp 14.000 = Rp 51.800.000
Total Pendapatan Selama Tiga Tahun = Rp 112.000.000

Laba Usaha Selama Tiga Tahun
Rp 112.000.000 – Rp 47.822.000 = Rp 64.178.000
Keuntungan rata-rata per tahun Rp 64.178.000 : 3 = Rp 21.393.000

Laba yang sangat besar, mengingat lahan yang digunakan hanya seluas 1.600 m². Dan keuntungan akan semakin meningkat pada tahun keempat, karena biaya yang dikeluarkan semakin kecil. Disamping itu, produktivitas tanaman, jika perawatan yang dilakukan sudah benar, akan semakin meningkat.

Demikian informasi terbaik yang kami sajikan, semoga Analisa Usaha Bisnis Budidaya Buah Naga, bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya.

Saturday, November 23, 2013

BUDIDAYA DURIAN BAWOR

Selamat Siang, karena kebetulan hari ini saya menulis disiang hari .
Kali ini saya tertarik sekali mendengar cerita beberapa kali dari rekan kerja diperusahaan saya saya coba mencari informasi dari beberapa sumber tentang BUAH DURIAN MONTONG BAWOR yang kebetulan saya dapat sumbernya dari orang Banyumas Jawa Tengah (PAK H.RUSTAM)
Beberapa waktu lalu saya sempat dibawakan juga bibit durian Super tersebut dan akhirnya saya coba tanam didaerah Citeluk kecamatan Cimanggu,Pandeglang. Dari beberapa sumber saya coba rangkum siapa tahu pembaca tertarik untuk pembudidayaan pohon durian ini,karena menurut cerita dari beberapa sumber memang sangat menjanjikan sekali.

KARAKTERISTIK DURIAN BAWOR
"Durian Bawor" merupakan durian montong orange yang memiliki batang yang disambung langsung dengan tanaman durian lain yang menjadi "kaki baru" dengan berbagai macam tujuan, yang salah satunya adalah untuk menambah cepat pertumbuhan tanaman karena serapan unsur hara yang lebih banyak.
 KEUNGGULAN BUDIDAYA DURIAN BAWOR
  1. Cocok ditanam di dataran rendah 6-600 meter dari permukaan laut (mdpl)
  2. Tidak mudah roboh karena tambahan kaki baru.
  3. Buah sesuai induk karena berasal dari bibit vegetatif.
  4. Memiliki Nilai Seni.
  5. Bisa sebagai tanaman pencegah banjir.
  6. Mencegah tanah longsor.
  7. Mempertahankan cadangan muka air.
  8. Usaha penyelamatan lingkungan terhadap iklim global.
  9. Mempunyai aspek ekonomis dan aspek sosial.
CARA PENANAMAN DAN PERAWATAN DURIAN BAWOR
  1. Persiapan buat lobang tanam minimal 60 cm kali 60 cm kali 60 cm
  2. Media tanam campurkan pupuk kandang (yang telah dicampur GLIO 1 pack per 30 kg pupuk kandang) dan tanah dengan perbandingan 1:2 atau kalau tidak ada pupuk kandang bisa memakai Pupuk Nasa (Supernasa atau Poc Nasa) dicampur air dan GLIO.
  3. Jarak tanam ideal Durian Bawor lebih dari 8 meter kali 8 meter.
  4. Pemupukan 3-4 kali setahun.
  5. Perawatan yang baik dan intensif akan mempercepat usia buahnya tanaman.
Pemupukan Durian Bawor
Tabel Pemupukan Durian
www.supernasa.com
Umur
(Tahun)
Pukan
Kg/Pohon
NPK
Kg/Pohon
SUPERNASA
Gr/pohon
POWER
NUTRITION
Frekuensi
Per tahun
POC NASA
+ HORMONIK
Frekuensi
Selama masih terjangkau alat semprot
1 - 3
30 - 50
0.5 – 1.0
5 - 10
_
3 - 4
4-5 tutup/tangki
1-2 kali/bulan
4 - 6
75 - 150
1.5 – 2.5
10 -20
10 -15
2 - 4
­-
-
7 - 10
200 - 300
1.5 – 3.0
10 -20
15 - 30
2 - 4
-
-
Pengaturan Pembuahan Durian :
Di pulau jawa umumnya musim durian terjadi di bulan November - Februari. 
Pengaturan buah yang kontinyu / tak putus adalah suatu hal yang sangat mungkin terjadi jika segala kebutuhan tanaman tercukupi dengan baik sehingga tanaman akan berbuah sepanjang tahun.
Adapun pengaturan yang bisa dilakukan yaitu dengan cara membuat blok-blok tanaman dengan dosis pupuk dan waktu yang berbeda sesuai tahapan sehingga efek pemupukan akan berlangsung terus menerusdiantara blok-blok tanaman yang diperlukan. Adapun pupuknya bisa mengacu pada dosis diatas. Dengan prinsip tetap menjaga kebutuhan tanaman terutama faktor air.
Penyerbukan
Karena karakter bunga dari jenis yang sama akan berbunga pada waktu yang bersamaan, maka untuk menghasilkan terjadinya penyerbukan sebaiknya dalam satu areal penanaman tidak hanya satu varietas tertentu, tetapi penanaman dicampur varietas yang lain.
Perbedaan Durian Bawor dengan Jenis Lain

WWW.SUPERNASA.COM

BAWOR
MONTONG
KANI
LOKAL
UKURAN BUAH
Besar
Besar
Besar
Kecil
BOBOT BUAH (Kg)
8 – 15
10 - 13
10
3,5 - 6
RASA BUAH
Sangat Manis
Sangat Manis
Sangat Manis
Sangat Manis
DAGING BUAH
Tebal
Tebal
Tebal
Tipis
BIJI
Tipis
Tipis
Besar
Besar
USIA BUAH (Th)
3,5 – 4
4 – 5
4 – 5
5
Potensi Ekonomi Durian ( Per Satuan )
Harga Bibit Rp.125.000,-
Pemeliharaan 3 tahun dengan Produk Nasa : ( Rp. 254.000 )
  • SUPERNASA 2 Botol : Pemupukan bertahap per 2 bulan
  • Powernutrition 1 botol (tahun ke.3)
  • Poc Nasa 2 botol (hingga tanaman terjangkau) bisa dilakukan 1 bulan sekali.
  • Hormonik 2 botol (hingga tanaman terjangkau) bisa dilakukan 1 bulan sekali.
  • Pupuk NPK 0,5 - 1 Kg (2000 - 10.000)
Total : 389.000,-
Tahun ke 3 - 4 ( mulai berbuah )
Minimal berbuah 5 buah tahun 4 = 5 kali 5 kg kali Rp. 25.000 = Rp. 625.000,-
Tahun ke 5 : minimal buah 20 = 20 kali 5 kg kali Rp.25.000 = Rp. 2.500 - 55.000 (Powernutrition)
Keuntungan Kasar Budidaya Durian di Tahun ke.4 : 625.000 - 385.000 = Rp. 240.000,-
Keuntungan Kasar Budidaya Durian di tahun ke.5 : 2.500.000 - 55.000 = Rp. 2.450.000,-
dst... 

Friday, November 22, 2013

KAYU GAHARU YANG MENJANJIKAN

Di pasar internasional kayu gaharu adalah komoditi kayu termahal dan memiliki permintaan dunia tertinggi. Permintaan kayu Gaharu di Negara Negara Eropa, Amerika, Cina dan Arab mendorong harga Kayu gaharu hingga dikisaran ratusan juta. 
Kayu Gaharu adalah kayu hasil mekanisme kimia dari tanaman pohon keras Aquillaria sp. terhadap masuknya suatu mikroba kedalam batang. Berkat mikroba yang juga kerap disebut kapang Gaharu, bagian batang yang terinfeksi
akan menghitam sebagai reaksi antibody pohon dengan mengeluarkan zat kimia resin yang harum dan kehitaman.
Kayu akan berubah menghitam dan kemudian struktur kayu akan melunak seolah menjadi rapuh. Selain itu cairan resin akan mengeluarkan aroma sangat harum pada kayu kehitaman tadi dan inilah yang kemudian dikenal dengan kayu gaharu.
Kayu gaharu yang harum inilah yang kemudian dapat diekspor ke berbagai Negara dunia sebagai bahan parfum, aromatherapy dan dupa. Kayu Gaharu ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi, dengan:
  • Harga Gubal bisa mencapai Rp 4 juta hingga 400 juta perkilonya.
  • Kamedangan memiliki harga sekitar Rp 400 ribu hingga 5 jutaan perkilonya.
  • Abu Gaharu di hargai sekitar Rp 150 ribu.
Pada awalnya gaharu hanya dapat ditemukan di alam liar, namun karena pencongkelan gubal dapat berakibat kematian pada pohon, maka praktek ini sejak tahun 2004 dilarang pemerintah. Cara lama ini bisa merusak ekosistem di alam liar. Karenanya kini budidaya kayu gaharu mulai dibiakkan pemerintah.
Permintaan kayu Gaharu pertahun pada kisaran 4000 ton, dengan china sebagai importir terbesar sebanyak 500 ton. Sedang daya ekspor Indonesia hanya mampu sebanyak 600 ton pertahun. Secara total dari seluruh pengekspor kayu Gaharu, terdata baru mampu menutup ekspor pertahun sebesar 2000 ton. Itu artinya masih ada potensi sebesar 2000 ton yang belum terpenuhi.

Untuk memulai usaha ini yang perlu anda lakukan adalah menanam pohon gaharu dan merawat tanaman hingga usia 7 tahun. Kemudian pada usia ini anda bisa memulai budidaya kayu Gaharu dengan inokulasi atau menyuntikan kapang Gaharu pada batang. Dalam beberapa bulan jika proses inokulasi ini berhasil maka kayu kehitaman pada batang akan muncul.
Dari sekilas gambaran di atas diharapkan bisa lebih menyadarkan masyarakat Indonesia akan potensi besar dari kayu gaharu sehingga akan lebih banyak masyarakat indonesia yang mengembangkan perkebunan gaharu dan dapat meningkatkan kesejahteraan bangsa.

PEMBERDAYAAN GAHARU UNTUK MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN OLEH PT.CSD

Pelatihan budidaya tanaman gaharu pada program CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan tambang emas PT Cibaliung Sumberdaya (PT CSD), Provinsi Banten. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama PT CSD, Balai Taman Nasional Ujungkulon, dan PuskonseR tanggal 31 Januari - 2 Februari 2013. Pelatihan ini melakukan kegiatan penanaman 5.000 pohon penghasil gaharu di tanah-tanah milik masyarakat.

Pelatihan diikuti oleh 102 peserta dari kecamatan Cimanggu, dengan komposisi ibu-ibu sebanyak 30%. Ini adalah pelatihan gaharu pertama di Indonesia yang diikuti oleh ibu-ibu dengan jumlah 30 orang, bakal masuk rekor MURI, soalnya selama ini pelatihan gaharu yang telah diselanggarakan mulai dari NAD ke Papua hanya diikuti bapak-bapak yang berbadan kekar, demikian sambutan pak KapuskonseR dalam pembukaan pelatihan.
 


Berkurangnya konflik masyarakat dengan TN. Ujung Kulon akhir-akhir ini telah berdampak positif terhadap peningkatan populasi badak Jawa. Hal ini merupakan implikasi dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh PT. Cibaliung Sumber Daya (PT.CSD) bekerjasama dengan Badan Litbang Kehutanan melalui Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi (Puskonser). Kegiatan CSR yang telah dilakukan sampai saat ini meliputi alih teknologi inokulasi gaharu dan penangkaran rusa.
Dalam Sambutannya pada Alih Teknologi Inokulasi Gaharu angkatan II pada (8/04),  Ir. Adi Susmianto, MSc, Kapuskonser menyampaikan bahwa melalui kegiatan CSR ini diharapkan dapat tercipta lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat. Kegiatan budidaya dan produksi gaharu ini sangat strategis karena tokoh masyarakat  dapat menjadi motivator dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadi pelaku usahanya.
Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan masyarakat desa sekitar dalam penangkaran rusa maupun gaharu hasil budidaya ini secara tidak langsung dapat membantu kelestarian kawasan TN. Ujung Kulon dan peningkatan populasi badak Jawa.
Hasil sensus dengan trap camera, saat ini populasi badak Jawa berjumlah 51 ekor yang terdiri dari 29 ekor jantan dan 22 ekor betina, 8 ekor di antaranya masih tingkat anak. “Peningkatan populasi satwa terancam punah ini merupakan prestasi pemerintah bersama masyarakat yang dapat meningkatkan reputasi Indonesia di kancah internasional”, kata Beliau.
Kegiatan alih teknologi angkatan II ini mendapat apresiasi dari Camat, Kapolsek, Ketua MUI Kec. Cimanggu dan perwakilan Kepala Desa. Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara pihak perusahaan dengan masyarakat sekitarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pihak PT. CSD menyampaikan bahwa sejak Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) tentang penangkaran rusa timor antara PT. CSD dengan Puskonser pada tanggal 19 Desember 2012, dari 10 ekor rusa timor yang dititipkan, 3 ekor di antaranya telah hamil.
Hadir sebagai pembicara pada alih teknologi tersebut beberapa peneliti Puskonser, yaitu Dr. Erdy Santoso, Dr. Maman Turjaman, Drs. Kuntadi, M.Agr, dan Ir. Atok Subiakto, M. APP.SC serta Ir. Ragil Setio, M.Sc. Materi yang disampaikan meliputi Budidaya Tanaman Penghasil Gaharu; Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Penghasil Gaharu; Teknologi Inokulasi; dan Prospek Pemasaran Gaharu; serta Teknologi Lebah Madu. Dalam paparannya, Dr. Erdy Santoso juga menunjukkan contoh hasil inokulasi gaharu selama 9 bulan dari Pulau Singkep, Kep. Riau yang telah menghasilkan gaharu 2 kg dengan harga Rp. 8 juta.
Berbeda dengan alih teknologi angkatan I yang didominasi oleh peserta perempuan, 48 orang peserta kali ini didominasi oleh laki-laki. Peserta yang hadir di kantor PT. CSD di Cimanggu, Pandeglang ini terdiri dari Kepala Desa, alim ulama dan tokoh masyarakat dari 6 desa Kecamatan Cimanggu, Kab. Pandeglang.




BAGAIMANA CARA MENANAM POHON GAHARU ?

Kini sudah banyak masyarakat Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan usaha-usaha yang berhubungan dengan perbaikan lingkungan. Salah satunya adalah banyaknya masyarakat yang berinvestasi pada bisnis yang bersahabat dengan lingkungan seperti Investasi gaharu kini.
Untuk menambah pengetahuan bagaimana cara budidaya pohon gaharu maka berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk membudidayakan pohon gaharu:

1. Pemilihan Benih
Anda harus memilih biji gaharu yang sudah benar-benar tua dan berkualitas baik agar buah tersebut bisa tumbuh secara maksimal.
Cara budidaya pohon gaharu
biji gaharu sebelum dikupas
Cara budidaya pohon gaharu
biji gaharu yang telah dikupas

2. Proses Penyemaian
Setelah kita mendapatkan biji gaharu yang baik langkah selanjutnya adalah penyemaian biji, proses penyemaian sebaiknya di tempat yang teduh karena bibit gaharu tidak tahan dengan suhu udara panas. Langkah penyemaian bisa juga di lakukan langsung di media polibag bisa juga dengan media lain pada intinya di tempat yang teduh. Untuk penyemaian di lahan terbuka dapat dipasang paranet untuk mengurangi panas matahari. Gambar dibawah ini adalah lahan penyemaian bibit gaharu yang dipasang paranet untuk mengurangi cahaya matahari agar tidak terlalu panas.
 Cara budidaya pohon gaharu
3. Pemupukan dan perawatan pada lahan semai
Hama yang paling sering menyerang tanaman ini dalah ulat daun yang dapat menyebabkan tanaman mati atau tidak dapat tumbuh dengan baik.Untuk itu sebaiknya di lakukan penyemprotan 2-3 minggu sekali agar hasilnya lebih maksimal serta pemupukan bisa di laksanakan 1 bulan sekali.

4. Pemindahan Lahan / Penanaman
Setelah ketinggian tanaman mencapai 50cm barulah tanaman dipindah ke lahan penanaman. Sebelum penanaman sebaiknya dipersiapkan lahan terlebih dahulu. Buat lubang pada lahan dan di isi dengan pupuk kompos, diamkan hingga 2 minggu agar hasilnya lebih baik. Jarak tanam yang ideal untuk poho ini minimal 2x3 meter. Karena tanaman ini tidak tahan dengan udara yang panas, maka lahan harus ditutup atau diberi peneduh hingga tanaman benar2 kuat. Agar lebih efektif, tanaman ini dapat ditanam pada lahan tumpang sari. Tanaman ditanam pada sela-sela tanaman peneduh seperti karet, pepaya, pisang atau tanaman lainnya yang dapat digunakan sebai peneduh. Sebaiknya penanaman atau pemindahan lahan ini dalakukan pada awal musim penghujan.

5. Pemeliharaan
Pemupukan dapat dilakukan sekali 3 bulan, namun dapat juga setiap 6 bulan dengan kompos. Penggunaan pupuk kimia seperti NPK dan majemuk dapat juga ditambahkan setiap 3 bulan dengan dosis rendah (5 gr / tanaman) setelah tanaman berumur 1 tahun, kemudian dosisnya bertambah sesuai dengan besarnya batang tanaman.
Hama tanaman / pohon penghasil gaharu yang perlu diperhatikan adalah kutu putih yang hidup di permukaan daun bawah, bila kondisi lingkungan lembab. Pencegahan dilakukan dengan pemangkasan pohon pelindung dan pruning agar terkena cahaya matahari diikuti penyemprotan pestisida seperti Tiodane, Decis, dan Reagent. Pembersihan gulma dapat dilakukan sekali 3 bulan atau pada saat dipandang perlu.
















Thursday, November 21, 2013

JATI BONGSOR

Selamat bersua kembali diblog saya.
Kali ini saya coba petik peluang usaha dari hasil kayu. Didaerah yang saya tinggali kebetulan masyarakatnya suka meniru-niru jika ada seseorang atau kelompok yang berkembang. kali ini yang jadi sorotan yang lagi ngetrend adalah nanam pohon Al-basiah atau didaerah saya di sebut jeng-jeng dan Jati Bongsor atau Jabon.

Pohon Jabon adalah peluang usaha dan investasi menguntungkan, merupakan tanaman bahan baku industri yang sangat berkualitas bahkan jika dibandingkan dengan tanaman/pohon albaziah atau sengon. yang saat ini masih merupakan bahan baku dasar yang umum digunakan pada industri-industri kayu olahan, seperti: plywood, blockboard, particle board, hingga peti kemas.
Dibandingkan dengan jenis-jenis kayu yang lain, kayu jabon merupakan jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat, berbatang silinders dan lurus, kayunya berwarna putih kekuningan tanpa terlihat serat, yang sangat baik dipergunakan untuk pembuatan kayu lapis maupun kayu gergajian.
Jabon Antocephalus Cadamba Merupakan salah satu jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ekologi tumbuh pada :Ketinggihan 10-2000m dpl, Curah hujan 1250-3000m/th, Perkiraan suhu 100 C 400 C, Kondisi tanah dengan PH 4,5 7,5.

Jabon Anthocephalus cadamba Merupakan satu diantara jenis kayu yang pertumbuhannya sangat cepat dan dapat tumbuh subur di hutan tropis dengan ketinggian 0 1000 m dpl.

Saat ini Jabon menjadi andalan industri perkayuan, termasuk kayu lapis, karena Jabon memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tanaman kayu lainnya termasuk sengon/albazia. Dari hasil uji coba yang telah dilakukan, keunggulan tanaman jabon dapat diuraikan dari beberapa sisi, diantaranya adalah:
1. Diameter batang dapat tumbuh berkisar 10 cm/th
2. Masa produksi jabon yang singkat hanya 4 5 tahun
3. Berbatang silinder dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus
4. Tidak memerlukan pemangkasan karena pada masa pertumbuhan cabang akan rontok sendiri self pluring.

Bentuk Kayu Jabon

Kayu jabon Anthocephalus cadamba lebih bagus daripada kayu lainnya, tekstur lebih halus, bentuknya silinder lurus, berwarna putih kekuningan dan tidak berserat, batang mudah dikupas, lebih mudah dikeringkan atapun direkatkan dan tidak cacat, Arah serat terpadu, permukaan kayu mengkilap, kayu jabon juga sudah terbukti keawetannya atau daya tahannya.

Batang Jabon

Ciri dan karakteristik batang jabon adalah : Permukaan kayu licin serta arah tegak lurus, berwarna putih kekuningan mirip meranti kuning, batang mudah dikupas, dikeringkan, direkatkan, bebas dari cacat mata kayu dan susutnya rendah.

Keunggulan Jabon Antocephalus Cadamba

Jabon memiliki beberapa keunggulan di bandingkan dengan tanaman kayu rimba lainnya. Selain daya tumbuhnya yang sangat cepat, tingkat kelurusannya juga tinggi, berbatang silinder dan cabang yang ada pada masa pertumbuhan akan rontok dengan sendirinya ketika pohon meninggi. Sifat ini menguntungkan karena tidak memerlukan pemangkasan. Kayunya berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat serat sangat baik dipergunakan untuk pembuatan kayu lapis playwood, mebeler, bahan bangunan non kontruksi, maupun kayu gergajian, tanaman Jabon menpunyai usai optimal berkisar 12 tahun tetapi pada usia 6 8 tahun sudah dapat di tebang 30 up.

Penanaman dan Perawatan Jabon

Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan perlakuan khusus dalam budidayanya, dan tergolong tanaman yang tahan terhadap hama penyakit.

Pertumbuhan Jabon

pertumbuhan Jabon sangat cepat dibandingkan dengan kayu keras lainnya termasuk bila dibandingkan dengan sengon albazia, Jabon tergolong tumbuhan pionir sebagaimana sengon. Ia dapat tumbuh di tanah liat, tanah lempung podsolik cokelat, atau tanah berbatu. Sejauh ini jabon bebas serangan hama dan penyakit, termasuk karat tumor yang kini banyak menyerang sengon.

Nilai Ekonomi Jabon

Budidaya tanaman jabon akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan apabila dikerjakan secara serius dan benar, dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada tanaman jabon setelah dipanen pada usia 5-6 tahun dengan asumsi harga terendah dan batang terkecil, pada setiap batang jabon diperoleh Tinggi batang yang bisa terjual rata-rata 12 m Diameter batang rata-rata 40 hingga 50cm   maka tiap batang pohon jabon menghasilkan kayu yang bisa dijual sebanyak 1,5 kubik, sedangkan harga perkubik saat ini Rp 1.000.000,- Jadi harga 1 batang pohon jabon usia 8-10 tahun minimal seharga Rp 1.500.000.

Pemasaran Log Jabon

Karena jenisnya yang berwarna putih agak kekuningan tanpa terlihat seratnya, sangat dibutuhkan pada industri kayu lapis playeood.meubelair dan bahan bangunan non kontruksi, sehingga dalam pemasaran kayu jabon sama sekali tidak mengalami kesulitan, bahkan kami telah melakukan kerjasama dengan industri kayu lapis yang siap untuk membeli setiap saat dalam jumlah yang tidak terbatas.

Prediksi harga kayu jabon perkubik pada tahun 2012 :

1.middle 30-39 Rp 2.000.000
2.middle 40-49 Rp 2.200.000
3.middle 50 up Rp 2.400.000
Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan / permintaan yang tinggi, sedangkan penyediaan kayunya semakin terbatas.

Industri Yang Menyerap Kayu Jabon

banyak sekali penyerap kayu jabon diantaranya kayu lapis, industri mebel, pulp, mainan anak-anak, peti buah, alas sepatu, korek api, tripleks, mebel, bahan bangunan non konstruksi, dan banyak lagi yang lainnya. kayu jabon juga mudah dibuat vinir dengan sudut kupas 920 ketebalan 1,5 mm.

Peluang Investasi Jabon

Menanam jabon bagaikan menanam emas, sebab kebutuhan kayu akan terus meninggi, karena saat ini pemerintah melarang penggunaan kayu bulat hasil tebangan hutan alam, akibatnya banyak industri tutup akibat kekurangan pasokan kayu, jadi pada masa mendatang, harga kayu jabon akan semakin meningkat terus.